Menurut Sejarah dari Orang Tua yang masih hidup di Gampong Pante Kera, pada jaman kerajaan, Naiklah Seorang Ulama yang bernama Tengku Ampun Tuan Menggunakan Daun Keladi dari Aceh Tamiang menuju Gampong Rantau Panjang, di tengah perjalanan beliau melihat masyarakat yang sedang berkumpul di Pantai memecah masalah tentang sekumpulan Kera. Gampong Pante Kera sebelum menjadi Sebuah Gampong, adalah sebuah Dusun Dari Gampong Rantau Panjang sedang Gampong Pante kera tebentuk Tahun 1560 Sebelum belanda datang nama Gampong Pante Kera sebelumnya adalah ( Naga Beringkel ) Karena Ada perkara antar masyarakan dan kera yang tidak kunjung selesai akhirnya Tengku Ampun Tuan menyebutnya Pantai Perkara tetapi sewaktu Jaman Belanda, orang Belanda salah penyebutan menjadi Pante Kera sampai sekarang.